Disebrangnya terdapat masjid Amirul Mukmin yang nampaknya mirip masjid terapung di air.
Setiap hari Minggu, masyarakat dapat menikmati hari bebas kendaraan bermotorsampai jam sepuluh pagi. Kegiatan utama yang dilakukan adalah olahraga lari dan sepeda, yang biasanya dilanjutkan dengan sarapan bubur ayam, baroncong, atau nasi kuning. Pada sore hari, semua orang bisa menikmati proses atau detik-detik tenggelamnya matahari. Memasuki waktu malam akan semakin banyak penjual makanan yang berjejer di sepanjang pantai, khususnya penjual pisang epe.
Pantai ini juga selalu menjadi titik kumpul masyarakat Makassar pada malam perayaan tahun baru untuk menyaksikan kembang api.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar